Minggu, 10 Januari 2010

Virus Pencuri Data Hinggapi Jutaan Komputer

VIVAnews -- Spesies virus baru yang memungkinkan seorang hacker mencuri data finansial dan informasi pribadi yang tersimpan di komputer, telah menyebar ke jutaan komputer di seluruh dunia.

Fakta tersebut diungkapkan oleh firma keamanan F-Secure, baru-baru ini. Spesies virus ini dinilai sejumlah analis sebagai salah satu spesies terjahat. Ia dinamakan virus Downadup atau Conficker.

virus ini memanfaatkan bug (cacat) yang ada pada Microsoft Windows dan ditujukan pada sistem jaringan korporat dengan misi pembajakan dan pencurian data.

F-Secure, melakukan reverse engineering (semacam penelusuran jejak) terhadap virus untuk mengetahui asal mula virus itu. Ternyata, F-Secure mencurigai Ukraina sebagai negara pengekspor Conficker.

Selain itu, F-Secure juga melakukan mekanisme call-back yang berfungsi untuk memonitor seberapa banyak komputer di dunia yang telah terpapar virus ini.

Ternyata, virus Conficker menyebar begitu pesat. Tak sampai sepekan, ia sudah menginfeksi ke lebih dari delapan juta komputer di seluruh dunia, kebanyakan yang bersistem Windows XP.

"Selasa kemarin, baru ada 2,5 juta komputer. Keesokannya melonjak menjadi 3,5 juta, dan hari ini (Jumat 16 Januari 2009) sudah genap delapan juta," kata Mikko Hypponen chief research officer F-Secure kepada CNN, yang dikutip VIVAnews pada Minggu 18 Januari 2009.

Kebanyakan komputer yang terinfeksi berada di wilayah Amerika Serikat, Eropa, dan Asia. "Ini adalah virus yang paling serius dalam hal skala sebarannya. Kami belum pernah melihat kasus seperti ini dalam beberapa tahun belakangan."

Conficker tidak menyebar melalui e-mail atau web. Namun, bila sebuah jaringan perusahaan terhubung dengan laptop yang sudah terinfeksi Conficker, maka virus akan segera memindai jaringan tersebut, untuk mencari komputer lain yang dapat ditularkan.

Virus ini bisa mengincar komputer yang memiliki celah keamanan, menebak-nebak password komputer, menjajal ratusan kata yang mirip untuk menjebolnya, dan bila password yang betul sudah ia kantungi, ia akan mencoba menyebarkan virus ini lagi ke server lain.

Mikko mengatakan pihak Microsoft telah merilis patch (tambalan) MS08-067 untuk menutup celah kemananan ini. Oleh karenanya, virus akan mencari komputer-komputer yang belum menginstal tambalan tersebut untuk diinfeksi.

Selain itu, pengguna antivirus F-Secure juga bisa memperoleh patch untuk menangkal virus tersebut dengan mengunduh update terbaru yang tersedia sejak kemarin.

Tentu saja, virus ini bisa dibersihkan dari komputer yang sudah terinfeksi. Problemnya, bila dalam satu perusahaan sudah ada ratusan atau ribuan komputer yang terinfeksi, virus ini akan sulit untuk dihilangkan. Bila tak dibersihkan secara serempak, ada kemungkinan virus itu bakal kembali menginfeksi setelah dibersihkan.

Worm Baru Mengancam Komputer

VIVAnews -- Belum lagi virus Conficker hilang dari ingatan, kini muncul lagi sebuah program berbahaya yang mengincar komputer.

Namanya P2P-Worm.Win32.Deecee.a. Worm (program berbahaya semacam virus yang mampu ini mereplikasi diri sendiri) ini, menyebar lewat jaringan peer-to-peer.

Hebatnya, ia juga mampu mengunduh file-file jahat lain ke dalam komputer yang terinfeksi.

Perusahaan keamanan komputer Kaspersky telah memasukkannya ke dalam daftar Top 20 program-program jahat yang beredar di bulan Januari.

Kaspersky memasukkan worm ini ke daftar bukan karena banyaknya jumlah mesin yang telah diinfeksi olehnya, tapi karena jumlah replikasi yang begitu banyak.

Worm itu mampu menggandakan dirinya pada tiap komputer yang terinfeksi berkali-kali ketika sedang terinstal. Sekali saja ia terinstal di komputer, worm akan membuat kopian dirinya dapat diakses oleh publik.

File-file yang terjangkit oleh Worm kemungkinan memiliki nama dengan menggunakan sebagai sebuah prefiks seperti “Crack” atau "Patch", atau nama sebuah aplikasi atau game populer seperti Adobe Illustrator (semua versi), GTA San Andreas Action 1 DVD”, dan lain sebagainya.

Sementara Virus Sality.aa masih bertahan sebagai virus berbahaya di posisi teratas daftar To 20. Ia bahkan kini ditemani varian virus Sality baru, yaitu Sality.z. Ini menjadikan virus Sality sebagai keluarga virus yang sangat berbahaya dan menyebar secara luas saat ini.

Di bulan Januari, total terdapat 46.014 program-program jahat, iklan, dan program yang tidak diinginkan, yang berhasil terdeteksi pada komputer pengguna.

Hal lain yang perlu dicatat, masa-masa liburan tak menurunkan penemuan program jahat. Sebaliknya terdapat lebih dari 7.800 contoh program ‘liar’ hingga Desember.

Daftar Program Berbahaya selama Januari

1 Virus.Win32.Sality.aa
2 Worm.Win32.Mabezat.b
3 Net-Worm.Win32.Nimda
4 Virus.Win32.Xorer.du
5 Virus.Win32.Alman.b
6 Virus.Win32.Sality.z
7 Virus.Win32.Parite.b
8 Virus.Win32.Virut.q
9 Trojan-Downloader.HTML.Agent.ml
10 Virus.Win32.Virut.n
11 Email-Worm.Win32.Runouce.b
12 Worm.Win32.Otwycal.g
13 P2P-Worm.Win32.Bacteraloh.h
14 Virus.Win32.Hidrag.a
15 Virus.Win32.Small.l
16 Virus.Win32.Parite.a
17 Worm.Win32.Fujack.bd
18 P2P-Worm.Win32.Deecee.a
19 Trojan.Win32.Obfuscated.gen
20 Virus.Win32.Sality.y

sumber: Kaspersky Lab

Virus Conficker Infeksi 15 juta PC

VIVAnews -- Conficker alias Downadup, virus komputer yang sedang mengharu biru dunia keamanan komputer, hingga kini telah menginfeksi sekitar 15 juta komputer. Angka itu merupakan hasil perkiraan dari firma keamanan F-Secure.

Menurut pengamatan perusahaan keamanan lainnya, Symantec, Asia dan Amerika Latin merupakan wilayah penyebaran virus yang paling rawan. China dan Argentina adalah dua negara yang paling parah.

Menurut Symantec, penyebaran virus ini di China mencapai hingga 29 persen dari penyebaran secara global. Sementara di Argentina, penyebaran Conficker mencapai lebih dari 11 persen.

"Kami belum pernah melihat angka penyebaran virus sebesar itu, di wilayah Eropa maupun Amerika Utara," ujar Alfred Huger Vice president Symantec Security Response, seperti dikutip dari situs PCWorld.

Selain itu, virus yang dicurigai berasal dari Ukraina itu, berkembang cepat ke Brazil, Rusia, India, Amerika Serikat dan Inggris. Di Inggris lebih dari 3000 organisasi, termasuk rumah sakit dan Kementrian Pertahanan ketularan virus ini.
"Desainer virus menulis kode khusus yang beroperasi secara khas pada jaringan di Cina, maupun Brazil. Ada kemungkinan dua negara itu memang menjadi target pembuat virus".

Menurut Huger, desainer virus ini menulis kode khusus yang beroperasi secara khas pada jaringan di Cina, maupun Brazil. Oleh karenanya, ada kemungkinan dua negara ini memang menjadi negara yang ditargetkan oleh pembuat virus.

Belum diketahui pasti, mengapa Asia dan Amerika Latin yang menjadi wilayah terparah akibat penyerangan virus ini. Namun baik Huger maupun Phil Porras Program Director SRI International, mengatakan hal itu terkait dengan banyaknya software bajakan yang beredar di negara itu. "Saya pikir pembajakan memainkan peran penting."

Malware Incar Pengguna Firefox

Peneliti dari BitDefender, produsen antivirus asal Romania menemukan sebuah malware, program jahat yang dapat merusak komputer. Malware yang disebut sebagai Trojan.PWS.ChromeInject.A masuk ke folder add-on milik browser Firefox. Menurut Viorel Canja, kepala lab Bit Defender, malware itu akan aktif ketika pengguna menjalankan Firefox.

Menurut berita yang dilansir PCWorld, 7 Desember 2008, malware itu menggunakan JavaScript untuk mengidentifikasi lebih dari seratus situs finansial dan pengiriman uang. Beberapa di antaranya adalah Barclays, Wachovia, Bank of America, dan PayPal serta puluhan bank asal Italia dan Spanyol. Ketika mengenali sebuah situs, malware akan mengumpulkan identitas login dan password lalu mengirimkan informasi itu ke sebuah server di Russia.

“Meningkatnya pengguna browser Firefox dibanding Internet Explorer sejak pemunculan perdananya empat tahun lalu mungkin merupakan alasan mengapa pembuat malware mengincar browser itu untuk masuk ke komputer,” kata Viorel Canja. “Pengguna yang terinfeksi trojan itu bisa saja mendapatkannya dengan cara mendownload-nya. Baik secara sengaja (ditipu) ataupun tidak sengaja (melalui lubang keamanan yang ada di browser).”

Ketika aktif di PC, trojan itu menyatakan dirinya sebagai file sistem milik Firefox yakni Greasemonkey. Greasemonkey sendiri merupakan koleksi dari script yang menambahkan fungsionalitas untuk situs web yang dibuka oleh Firefox.

BitDefender telah mengupdate produknya untuk mendeteksi trojan tersebut. Menurut Canja, produsen antivirus lainnya dalam waktu dekat ini tentu akan merilis update. Pengguna bisa mencegah serangan trojan tersebut dengan mengupdate software antivirusnya dan memastikan untuk tidak mendownload software apapun yang berbahaya atau mencurigakan.

Pesawat Tempur Lumpuh Akibat Virus

VIVAnews -- Ulah virus Conficker alias Downadup ternyata telah mengimbas militer Perancis. Tak main-main, pesawat tempur Perancis Rafale terpaksa batal mengudara karena jaringan database komputer angkatan laut-nya terinfeksi virus ini.

Pesawat tempur canggih itu gagal mengudara karena tak dapat mengunduh rencana rute penerbangan. Karena kebakaran jenggot, para staf angkatan laut sempat dilarang untuk menghidupkan komputer sama sekali.

Virus Conficker memang telah menyebar demikian luas di komputer Windows, sejak Oktober tahun lalu. Namun militer Perancis mengabaikan peringatan tentang bahaya virus ini sehingga alfa untuk menginstal tambalan-tambalan keamanan baru yang mampu mengantisipasi virus ini.

Kepada surat kabar Perancis Ouest France, juru bicara Angkatan Udara Perancis Jerome Erulin, mengakui hal itu. "Virus itu menyebabkan terhambatnya pertukaran informasi, namun tidak ada data yang hilang," kata Erulin, dikutip dari situs Telegraph.

Setelah mengetahui adanya program jahat di jaringan komputer, pihak AU langsung memotong jalur komunikasi yang memungkinkan penyebaran virus.

Akibatnya, AU kembali menggunakan media komunikasi tradisional, yaitu telepon, faksimili, dan bahkan menggunakan surat.

Pejabat AU Perancis mengatakan bahwa insiden ini lebih disebabkan akibat kelalaian, dan bukan kejadian yang direncanakan. Diperkirakan virus ini berasal dari memori USB yang dicolok oleh salah seorang anggotanya.

Menurut harian Liberation, hingga kini, kementrian pertahanan Perancis belum mengetahui berapa banyak komputer di jaringan militer yang telah ketularan virus ini.

Ini bukan pertama kalinya jaringan komputer militer jebol oleh serangan virus. Sebelumnya, kementrian pertahanan Inggris juga sempat diserang oleh sebuah virus hybrid yang sukses menginfeksi lebih dari 24 pangkalan udara Royal Air Force (Angkatan Udara Inggris).

Bahkan, virus itu juga menginfeksi 75 persen komputer di kapal AU Inggris, termasuk kapal induk pengangkut pesawat Ark Royal.

Agaknya, pihak militer sebagai penjaga keamanan wilayah suatu negara, banyak yang mengabaikan masalah keamanan komputer. Padahal alat-alat dan persenjataan mereka telah mengadopsi sistem komputerisasi.

Jumat, 08 Januari 2010

Resep Masakan Indonesia - Siomay

Bahan-bahan :

*

500 gr Daging ikan tengiri dihaluskan
* 100 gr Tepung sagu
*

1 sdt Air jahe
*

1/2 sdt Lada bubuk

* 1/2 sdt Gula halus
*

1 sdt Minyak wijen jika suka
* 1 sdm Ebi disangan dan direndam (agar mudah lunak)
*

Garam secukupnya

Cara Membuat:

*

Campur semua bahan, aduk hingga rata dan kalis, balutkan pada tahu dan telur rebus sisanya bulatkan sesuai selera.
* Kukus siomai di dalam kukusan hingga matang, jika suka tambahkan kol yang digulung dan pare(dapat diisi dengan siomay)

Sambal Kacang :

* 250 gr Kacang tanah digoreng
*

3 siung Bawang putih digoreng
* 4 buah Cabe merah dibuang bijinya digoreng
*

1 sdm Gula pasir
* 1/2 sdt Garam
*

400 ml Air matang
*

Kecap manis dan jeruk limo secukupnya.
* Haluskan semua bahan dengan diulek atau dibleder hingga halus kecuali kecap manis dan jeruk limo.

Resep Masakan - Ayam Mentega

Bahan-bahan :

1 ekor ayam potong kecil-kecil (35 bagian)

2 sdm kecap asin

2 sdm saos Inggris

2 sdm Ang chiu (arak Cina)

10 buah lokio dibelah 2 bagian

7 sdm kecap manis

3 buah jeruk limau dibelah 2 bagian

3 sdm mentega

1/2 sdt lada bubuk

1/2 buah bawang bombai dirajang

4 siung bawang putih dicincang

Garam secukupnya



Cara Membuat:

Lumuri ayam dengan satu sendok makan kecap asin, satu sendok teh garam, satu sendok makan kecap inggris, diamkan selama 15 menit.

Goreng ayam hingga kecoklatan, sisihkan.

Tumis bawang putih dan bawang bombai dengan mentega hingga harum.

Campur jadi satu, saos inggris,kecap manis, kecap asin dan angchiu.

Tuangkan campuran saos ke dalam tumisan bawang, masukkan lokio, ayam, air jeruk limau beserta kulit jeruk limau dan lada.

Teruskan menumis hingga bumbu menyerap ke dalam ayam, sajikan.